Nov 11 2008
Kuliah sambil Kerja?
Bingung. Akhir-akhir ini saya sedang bingung sekali dengan hal ini. Dimulai ketika seorang teman mengajak saya untuk mencari kerja sambil kuliah. Jadi sehabis kuliah kemudian saya sambung dengan bekerja. Kerjanya di restoran, mulai jam 19.00-23.00 WIB.
Bagaimana tidak bingung, kalau dipikir-pikir nanti kuliah saya bagaimana? sanggup tidak saya bekerja dengan sistem berangkat pagi pulang petang seperti itu? Terus bagaimana dengan tugas kuliah saya? Dan banyak lagi ketakutan-ketakutan yang melanda saya pada waktu itu.
Dulu, sebelum teman saya tahu bahwa keadaan ingin bekerja dan membantu orang tua melanda saya, pernah suatu hari diberi nasihat oleh teman saya bahwa saya masih belum waktunya untuk bekerja. Nasihat yang baik menurutku. Tapi apakah saya akan diam saja melihat orang tua saya bekerja banting tulang siang dan malam hanya untuk membiayai kuliah saya. Dia bilang bahwa selama orang tua masih bisa dan kuat untuk membiayai kuliah kita, kenapa tidak? Keinginan orang tuamu untuk meng-kuliah-kan kamu sebenarnya adalah lebih penting daripada keinginanmu untuk membantu mereka. Mereka akan lebih bahagia jika melihat anak mereka lulus dengan nilai bagus, dan nantinya akan menggantikan mereka sebagai tulang punggung keluarga. Daripada bekerja sekarang sedangkan kuliahnya berantakan. Akan tetapi sangat berbeda sekali apabila orang tuamu sudah tidak bisa membiayai kuliahmu lagi. Maka, itulah waktu yang paling tepat bagimu untuk bekerja mengantikan mereka.
Jadi akhirnya muncullah pertanyaan dalam diri saya, apakah benar kerja sambil kuliah bisa mengganggu aktivitas kuliah kita?
Menurut buku yang berjudul Resep Jitu Menjadi Mahasiswa Kaya oleh Nistains Odop yang pernah saya baca menyebutkan bahwa “Seorang mahasiswa adalah seorang agen perubahan. sebagai agen perubahan tentulah mahasiswa menjadi pendorong kemajuan dalam perubahan itu sendiri. Tapi dilihat dari kenyataan yang ada mahasiswa bukannya menjadi pendorong kemajuan dan pertumbuhan ekonomi, malahan menjadi manusia yang menambah daftar pengangguran.”
Itu kata buku lho, bukan saya pribadi. Akan tetapi setelah saya renungkan sekali lagi, memang begitulah adanya yang terjadi sekarang ini. Kebanyakan mahasiswa setelah lulus, kalau tidak bekerja pada orang lain sudah barang tentu akan menjadi pengangguran. Lalu dimana dong kontribusi kita sebagai seorang pemuda sekaligus mahasiswa yang mempunyai julukan “Agen perubahan?”.
Berdasarkan dari hal diatas, maka saya menyadari satu hal. Bahwa mahasiswa adalah manusia yang dalam proses berkembang, berusaha mencari dan menemukan tingkat kehidupan yang lebih baik. Itulah alasan mengapa kita disekolahkan sampai saat ini. Berusahalah menjadi seorang mahasiswa plus yaitu seorang mahasiswa yang belajar dan berusaha menjadi kaya dengan setiap tetes keringat kita akan mencerminkan bagaimana kegigihan kita untuk menjadi seorang agen perubahan.
Jadi, apakah kuliah sambil kerja bisa mengganggu aktivitas kuliah kita? jawabannya adalah tergantung dari kegigihan usaha dan besarnya semangatmu untuk menggapai sukses itu sendiri. Sejauh manakah kamu dapat menghadapi saat-saat dimana kamu menghadapi tugas kuliah yang semakin menggunung dan saat kelelahan telah menderamu. Temukan jawabannya dari dalam dirimu sendiri.






Selamat datang di Blog saya, perkenalkan nama saya Aping. Saya adalah owner Blog ini. Silahkan baca-baca dan jangan lupa komentar ya jeh! 

