Oct 24 2008

Melatih kepekaan rasa

Salah satu kelebihan manusia yang diberikan oleh yang Diatas adalah kepekaan rasa. Apakah kepekaan rasa itu ? Kepekaan rasa bisa diibaratkan dengan indra keenam atau firasat yang biasanya datang di luar kesadaran kita sebagai manusia.

Masalahnya adalah jarang diantara kita yang mampu menggunakan kelebihan yang kita miliki sejak lahir itu untuk membantu kita dalam menghadapi permasalahan di dunia ini. Mungkin tidak mengerti caranya atau bahkan tidak percaya dengan hal-hal seperti itu dan menganggap bahwa orang tertentu saja yang memilikinya.

Sebelum kita masuk ke dalam langkah-langkah dalam membangkitkan kepekaan rasa. Saya ingin bertanya kepada teman-teman sekalian. Apakah yang teman-teman rasakan jika berada di kamar yang gelap atau berada di tempat-tempat yang diplat angker seperti kuburan misalnya?

Jawabannya bisa bermacam-macam, tapi yang pasti yang pertama terjadi adalah munculnya gejala-gejala yang tidak biasa dalam tubuh kita, gejala ini terjadi kepada seluruh orang termasuk saya yaitu pertama kali pasti bulu kuduk saya merinding lalu perasaan ini merasa tidak enak seperti ada yang mengawasi.

Akan tetapi hal tersebut hanya terjadi jika kita merasa terancam atau ketakutan saja maka indera keenam kita akan bangkit, lalu bagaimana cara membangkitkan indra keenam ini tanpa harus ketakutan atau terancam terlebih dahulu?

Biasanya seseorang jika ingin lebih peka disarankan untuk melakukan dzikir pada malam hari dan sholat malam atau tahajjud. Akan tetapi kalau tidak bisa melakukan hal tersebut maka bolehlah mencoba trik berikut ini.

Sebenarnya trik ini saya temukan secara tidak sengaja pada waktu pulang dari warnet. Karena tidak punya kendaraan akhirnya pergi dan pulangnya dengan jalan kaki. eh tidak sengaja menemukan trik yang mantap untuk melatih kepekaan ini. Oke tidak usah berbelit-belit lagi langsung saja yah…

Trik melatih kepekaan rasa

  • Carilah jalan yang lebar dan sepi, sebab latihan ini akan kita lakukan di jalan.
  • Kalau sudah menemukan tempat yang tepat, maka berdirilah anda di tengah jalan tersebut.
  • Pejamkan mata anda sambil terus berdzikir, berdzikirnya setahu anda saja kalau saya biasanya cuma membaca Allah saja dalam hati.
  • Kemudian berjalanlah anda dari ujung jalan yang satu ke ujung jalan yang lainnya. Ingat harus merem (baca:pejamkan mata) loh, jangan ngintip.
  • Berjalanlah seperti biasa dalam artian tidak terlalu cepat juga tidak terlalu lambat.
  • Berjalanlah terus jangan berhenti.
  • Nah kalau anda ternyata menabrak tiang listrik, tempat sampah, atau bahkan kecemplung (baca : tercebur) got. tidak apa-apa sebab saya juga pernah kok hehehe
  • Ulangi latihan sekali lagi sampai bisa menghindari halangan tersebut tanpa melihatnya.
  • Lakukanlah rutin setiap malam hari.

Biasanya jika kita mau menabrak tiang, tempat sampah atau kecebur got biasanya satu langkah sebelum kita tabrak halangan tersebut biasanya dalam hati kita akan merasa tidak enak. Perasaan kita tiba-tiba menjadi peka padahal sebelumnya kita tidak melihat halangan tersebut. Nah itu kuncinya, perasaan tidak enak itu yang harus kita latih. Sebab itu merupakan kunci keberhasilan latihan kita ini.

Trik ini bukanlah trik baru, akan tetapi sudah lama digunakan oleh orang-orang yang cacat terutama orang-orang yang tidak bisa melihat, istilah kasarnya sih orang buta, begitu loh…

Orang-orang tersebut biasanya sangat peka karena mereka tidak bisa menggunakan mata mereka untuk melihat dan secara otomatis mereka akan menggunakan mata hatinya sebagai pengganti mata aslinya. Oleh karena itu jangan anggap orang-orang buta itu remeh yaa… mereka memang buta matanya akan tetapi tidak buta matahatinya (mirip lagunya Rhoma Irama ya hehehe…).

oke cukup sekian dulu tips dan trik-nya, ntar kalau saya dapat ilham lagi pasti anda yang pertama kali saya beritahu (lewat blog pastinya hehehe….).

Saya tunggu hasil dari latihannya ya, trus kalau ada yang masih binggung atau apa gitu… langsung koment aja. Insyaallah saya jawab semampunya.




9 Responses to “Melatih kepekaan rasa”

  1.   araon 24 Oct 2008 at 6:16 am

    pertamax!

    coba ah..
    kali aja bisa liat nembus tembok….

    *netting

  2.   Qorion 24 Oct 2008 at 6:13 pm

    *wuisssssss*

    Berubah!!!!!!

    JEng jeng jeng…..

  3.   Anangon 24 Oct 2008 at 8:21 pm

    siap laksanakan!

  4.   andyon 24 Oct 2008 at 10:26 pm

    perlu dicoba nih

  5.   Ronggoon 25 Oct 2008 at 7:25 pm

    hehhe sip dahhhh tapi setiap orang punya kadar sendiri ya mas

  6.   mymoenon 26 Oct 2008 at 1:22 am

    cobaa ahhh….

  7.   ekoon 19 Nov 2008 at 12:22 am

    WAh hebat bgt,,,,,,kalo setiap orang ngikutin saran sampean pasti banyak yang nubruk tiang.hahahahaaaaaaaaaaaaaa]
    tri’s

  8.   udinon 03 Jan 2009 at 10:55 am

    ko setiap ngelakuinnya saya seperrti merasa di depan saya ada tembok halus…. jadi g nyaman >

  9.   he nmaster4on 12 Jun 2009 at 12:55 pm

    ingin berlatih kuncinya konsentrasi dan doa…..secara semua mengalir seperti terbawa air..

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply